Cerita Usai

photo_2017-12-02_21-56-26.jpg

Ditengah keramaian kota yang menuju sepi ketika hari mendekati purna nya. Wajah kota kian memerah dikala pejalan kaki merasa buat untuk menyebrang. Merah pula wajah penghuninya dikala angin meniup pucuk hidungnya. Keteraturan penyusun kota yang pecah ditemani riang bulan.

Disudut blok hunian tampak sepi dihinggapi bau busuk daun berguguran. Seperti nafas pejudi kalah dalam pertarungan hingga perut kembungnya. Suara sirine darurat menggaung untuk ketiga kalinya. Gaung rombongan gerbong kereta mendekati suara akhirnya.

Seniman jalanan menghibur bawah tower jam yang mendenting jelas. Tak ada kotak sumbangan disana – ini pertunjukan. Ini kota pejuang, bekerja bukan untuk hidup, mati pilihan tak bekerja. Pintu kamar telah dikunci, esok menanti, cerita usai.

Advertisements