Sang Pemuncak

IMG_3308
Gundukan di tanah Nusa tenggara

Aku sang adidaya
Berdiri tegak diatas segalanya
Hanya awan yang pantas menyelimutiku
Jemawa cuma untukku.

Mampu kah kau pandangi, dirimu
segala pijakan mu
kesadaran seperti apa?
menyeret-nyeret langkah lemah mu.

Tersungging senyum puas mu
melihat segala hal yang biasa buatku
pikirmu bisa sejajar denganku
tidak, hingga kau sadar
betapa kecilnya dirimu.

Aku penguasa, aku gagah, gempita
sia-sia belaka usaha mu
teriak mu saja tak pantas, apalagi
disampingku karna
jemawa bukan kau tapi Aku, aku

Aku sang pemuncak
diatas segalanya
Tapi tatap aku lamat-lamat, aku
Terkikis jua oleh angin, hujan, bahkan pertikel debu
Andil menggoyangku
Jemawa bukan aku tapiĀ Sang Pengendali Waktu.

Advertisements