Bingung Melawan “?”

IMG_6972

Pujangga pun bisa tersesat walaupun di subuh yang tenang.
kipas juga, biar saja sibuk.
toh tak ada yang menikmati.
urusanmu, Urusanku.

Katanya mengoceh sampai berbusa pun siapa yang peduli.
kerja atau tidak, lelap pun sudah tak bisa jadi pelarian,
cukup.

Iya manusia memang cuma senangnya didengarkan saja,
mengoceh lagi?
iya, egois!
tak peduli tak diacuhkan,
tidak didengar pun tak apa.

Para bijak bilang semua orang punya otak pun.
tapi telinga dulu kau gunakan.
mulut urutan kesekian, tajam, perih.

karya bukan unjuk gigi.
walau urusan perutpun kau benarkan.
merasa senang? merasa berbeda?
iya, siapa peduli.

***

Untaian kata yang keluar begitu saja, mungkin tanpa dipikir.
bisa jadi sudah menumpuk sebelumnya.
disubuh buta, di jalan rawa belong jakarta barat. -@didiguci

Advertisements

Dokter tanpa gelar

Siang ini tak ada sekelompok awan hitam yang berkumpul dan berencana untuk memandikan kerbau yang sibuk melecut – lecutkan ekor ke badannya. Boleh jadi lalar sawah lah yang usil bermain dengan  si kerbau. Ya lalar  suka hal-hal yang tak sedap.

Badan malas sekali untuk diguyur, bukannya aku satu jenis dengan si kerbau tapi memang air disini sangat dingin. Meskipun hari yang cerah ini sayang sekali buat dilewatkan hanya dengan bermain-main dengan si malas dikamar. Dengan berat hati dan berat langkah kupaksakan buat mutusin si malas, walaupun sebenernya aku masih sayang dia, hiks.

Dengan langkah gontai move on ke kamar mandi untuk mengguyur seluruh badan dan menyabuni setiap sela-sela sumber keringat. Karna disana terdapat ketakutan menjadi korban keusilan lalat yang berikutnya. Dan juga ketakutan akan objekan gosip para awan hitam  sehingga berniat memandikan ku secara paksa.

Continue reading “Dokter tanpa gelar”

Bensinku, Hinaanku

“Kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain.”Broke Astor

Pujian dan penghinaan adalah dua kata yang berlawanan, keduanya juga memberikan efek yang berbeda. Pujian umumnya melahirkan kegembiraan. Sebaliknya, penghinaan cenderung membuat orang yang dihina marah bahkan dapat merusak hubungan pertemanan dan persahabatan. Terkecuali dalam suatu lingkungan yang memang menganggap penghinaan secara lumrah.

Penghinaan dianggap sebagai perekat pertemanan dan persahabatan sehingga menghasilkan kekebalan sendiri terhadap penghinaan itu sendiri. Ada lingkungan yang bernama Nolapan dimana, manusia yang hidup didalam lingkungan tersebut menganggap hinaan sebagai sesuatu yang wajar. Barangsiapa yang tidak kuat terhadap hinaan secara tidak langsung akan disisihkan dari lingkungan tersebut. Tetapi Secara umum, orang akan sakit hati jika dihina. Mungkin, suatu ketika ia akan membalaskan dendamnya kepada yang menghina.

Padahalan jika kita paham, pujian dan penghinaan hanyalah sebuah pandangan orang lain yang masih memerlukan interpretasi. Namun sedikit yang mampu menginterpretasi jika penghinaan sebenarnya bisa berbuah lecutan yang akan memberi power  seseorang untuk bangkit dari keterpurukan. Continue reading “Bensinku, Hinaanku”

Penjual koran pun boleh bahagia..

“Nilai kekayaan kita terletak di dalam benak dan hati. Bukan terletak pada harta yang kita miliki.” Marian Wright Edelman

Anda pasti tahu bahwa setiap jiwa butuh perjuangan hidup untuk mencari materi. Jangankan manusia, semut pun tidak akan tinggal diam, hewan itu akan mencari makan untuk menggenyangkan perutnya. Burung-burung setiap pagi meninggalkan sarangnya dan sore hari kembali dengan perut yang kenyang. Kambing-kambing berlarian dari bukit turun ke lembah mencari sabana untuk mencari rumput demi menyambung hidup.

Apalagi manusia, bukan sekedar makan dan minum, membayar kontrakan rumah, berobat ke rumah sakit, membayar sekolah untuk anak, membayar cicilan motor, bahkan sekedar untuk membuang hajatpun, kini setiap orang butuh materi. Jika Anda memarkir kendaraan di pusar perbelanjaan, Anda harus siap ongkos untuk membayar tukang parkir.

Pendek kata, hidup selalu dikelilingi oleh materi. Dengan materi itulah manusia dapat menjalan hidupnya dengan penuh percaya diri, karena apapun yang ia inginkan dapat terpenuhi dengan layak. Jangan heran jika ada orang yang kerja sedari pagi hingga malam, banting tulang tanpa mengenal lelah hanya demi mendapatkan materi. Mereka rela mengais rejeki di negeri orang dengan meninggalkan sanak saudara, anak dan istri untuk menggapai apa yang disebut dengan duit.

Continue reading “Penjual koran pun boleh bahagia..”

Makanan yang tak membuat kenyang

“Dunia ini menyediakan segala keperluan untuk memuaskan kebutuhan manusia, namun tidak untuk memenuhi keserakahan manusia.” – Mahatma Gandhi

Siapa yang tidak ingin jadi orang kaya? Rumah bagus, mobil mahal, punya perusahaan, dan fasilitas lengkap dunia yang serba mewah. Jika ingin sesuatu tinggal tunjuk dan gesek kartu kredit. Hampir semua orang berharap hidupnya penuh gelimang harta, tanpa kekurangan. Bahkan kita sering berprasangka bahwa kualitas hidup yang tinggi bisa dicapai dengan memiliki banyak uang, standar hidup yang baik, keluarga yang bahagia, dan kedudukan yang terhormat di masyarakat. Hasrat seperti ini adalah moral.

Kalangan jetset misalnya, sebagian hidup dalam gelimang kemewahan mulai dari rumah mewah, mobil mewah sampai sepatu pun harus berharga mahal. Afzal Khan, seorang pengusaha keturunan Arab yang tinggal di Inggris, memiliki mobil super mahal dengan plat mobil termahal di dunia. Khan yang juga merupakan orang di balik perusahaan modifikasi Project Khan, membeli plat mobil bernomor F1 untuk digunakan pada Bugatti Veyron kelir putih miliknya. Plat mobil yang hanya ada satu-satu nya di dunia tersebut, seharga 721.743 USD atau sekitar Rp. 6,8 miliar. Jika harga plat mobil itu ditambahkan dengan harga satu unit Veyron yang harganya mencapai Rp. 14 miliar, Anda bisa bayangkan berapa total keseluruhan harga mobil milik Khan.

Continue reading “Makanan yang tak membuat kenyang”